Annyeong haseyo… ^^ selamat datang… ^^ Ahlan wa sahlan… ^^ Wilujeung Sumping… ^^

Namanya Caila ^^

BRUIsPoCQAAEFpj.jpg large

Mau bercerita tentang sosok Caila Prasasti Hidayat Putri ^^

Hari ini, 10 Agustus 2013,

24 tahun yang lalu.. seorang Caila dilahirkan🙂

Pertama kali kenal Caila Tahun 2007 dimana lagi kalo bukan di kampus Diploma IPB. First Impression liat Caila kayanya ini orang tipikal yang serius gitu, diliat dari kacamata yang dipakainya. Pas matrikulasi masih barengan sama Caila tapi pas semester 1 kita pisah kelas. Kata-kata yang paling aku inget dari seorang Caila adalah “Malu diatas segala-galanya”😄

Jadi suka lagu “lembayung bali” karena dikasih denger sama Caila itu lagu cerminan persahabatan ^^

Ada yang suka lagu “lembayung bali” juga?😀

Trus, aku kasih denger lagu-lagunya Edcoustic ke Caila🙂

Pas Miladku yang ke-20 Caila ngasih gift, kerudung rabbani warna orange dan itu jadi salah 1 kerudung favoritku loh.. ^^v

Karena aku sering banget ngantuk pas kuliah, Caila suka ngetawain gitu xD

Kami sering membahas buku yang sama-sama kami baca. Biasanya bukunya Bunda Asma Nadia atau Kang Abik. Mendengar celotehan dari seorang Caila sangat menyenangkan karena ia pandai bercerita..🙂

Ini Fakta, selama berinteraksi dengan Caila belum pernah sekalipun meihat ekspresi marahnya. Lalu, adikku Qisthi bilang kalo Caila itu “teteh tanpa ekspresi” Pfffft xD

Caila sangat tahu bahwa seorang Dierenz paling tidak suka dengan matkul yang berbau hitungan, tapi ia dengan sabar mengajariku.. Cara Caila menjelaskan itu mudah dipahami. Beneran deh Caila tuh berbakat dan cocok banget klo jadi Guru/Dosen.

Senang & bersyukur sekali mendengar kabar dari Caila, suatu hari ia bilang “Din, gw udh Liqo = ngaji” Subhanallah! ^^

Yang paling menginspirasi dari seorang Caila  adalah semangat belajarnya yg KEREN!

Hingga tak heran, Caila pernah mendapatkan Indeks Prestasi 4 & menjadi mahasiswi terbaik PPMJ ^^

Tiada hari tanpa cerita dan tawa, kalo udah bareng sama Caila pasti ada semangkuk ilmu yang aku dapat darinya ^^

Hingga saat wisuda tiba, saat dimana tak bisa lagi bertemu Caila tiap hari dikampus, melihat lesung pipinya, senyumnya. Dan itu jadi saat-saat yang cukup bikin sedih..😦 Aku meneruskan kuliah dan Caila bekerja. Tapi, walo kita terpisah jarak, selama kita masih memandang langit yang sama, itu artinya kita dekat bukan?^^

Tahun 2013 ini jadi tahun ke-6 mengenal seorang Sahabat bernama Caila Prasasti Hidayat Putri. Walau tidak bisa mengucapkan met milad secara langsung padamu, tapi aku berharap doa-doa yang kutitip pada-NYA bisa sampai padamu^^

aku sayang Caila selalu.. karena Allah^^ semoga persahabatan kita sampai ke Surga.  Met milad my soul sister. Barakallah.. May ALLAH Bless u all the time, sama-sama belajar jadi salihah yaa..🙂 *pelukcium*😀

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s